KNTI Kabupaten Pekalongan Lakukan Survei NTNPerdana

KNTI Kabupaten Pekalongan Lakukan Survei NTNPerdana


PETANEGERI.COM, PEKALONGAN // Kegiatan survei Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang dilaksanakan oleh DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Pekalongan berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Proses pengumpulan data di lapangan berjalan akrab, bahkan sesekali canda antara enumerator dan para nelayan responden.

Survei NTN ini dijadwalkan berlangsung tanggal 10- 21 November 2025 di 50 daerah KNTI. Setiap daerah akan mendata 30 responden, yang tersebar di sedikitnya 2 desa dan maksimal 6 desa.
Kegiatan ini dilakukan oleh enumerator di 50 daerah KNTI yang dibekali surat tugas dari DPP KNTI bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Kemenko Pangan.

Jumat,14/11/2025, Responden pertama yang ditemui adalah Riyanto (54), tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat yang juga berprofesi Nelayan berdomisili di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto.

Saat diwawancarai, Riyanto tertawa ketika ditanya apakah profesi nelayan pekerjaan yang dicita-citakan sebelumnya, Ia mengaku tidak pernah memiliki niat ke arah itu.
Awalnya saya terpaksa menjadi nelayan karena lama menjadi penyuluh agama di tingkat desa ketika ada kesempatan terkendala administrasi. Karena sudah hidup di lingkungan nelayan, ya akhirnya saya ikut melaut,” tuturnya. Namun tak disangka, pekerjaan yang awalnya terpaksa itu justru membawa berkah. Kini ia memiliki perahu sendiri dan rutin melaut mencari ikan. Meski begitu, ia tetap dikenal sebagai tokoh agama yang dibutuhkan masyarakat, terutama ketika ada acara seperti pernikahan, khitanan, selamatan atau tasyakuran lainnya.

Hari pertama survei yang penuh kehangatan ini akan terus berlanjut hingga 21 November, atau sampai terpenuhi 30 responden sesuai target.

Petugas Enumerasi:
Koordinator: Slamet Rozikin
Enumerator: Kabul Sigit Setianto & Murniwati

Rozikin Sanoe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *